|
| Home
| Halaman Utama |
Jumat, 30-07-2010
Disperindag Sigap Antisipasi
PINRANG, UPEKS--Konversi minyak tanah ke gas elpiji tiga kilogram yang pekan ini baru dilaksanakan di Kabupaten Pinrang, nyaris menuai masalah.
Di Kecamatan Tiroang, ditemukan tabung gas yang mengalami kebocoran. Menerima laporan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), langsung mengambil langkah antisipatif, dengan langsung melakukan penarikan tabung gas yang mengalami kebocoran yang terlanjur diterima warga, dan menggantikan dengan tabung gas yang baru. Rasnani warga lingkungan Tonrong Saddang II Kecamatan Tiroang mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui kalau tabung gas yang diterimanya dari panitia penyalur gas elpiji, setibanya di rumah. Rasnani mencium bau gas dari tabung yang diterimanya. "Karena kuaatir, tabung tersebut saya bawa ke rumah kepala lingkungan," jelasnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Ir H Armin Sanusi MP mengakui temuan adanya tabung gas yang mengalami kebocoran. Armin mengatakan, mengsntisipasi hal tersebut, pihaknya memang sudah menyiapkan cadangan tabung gas, termasuk tabulator dan selang yang kemungkinan ada yang mengalami kerusakan atau kebocoran. |
KURS NILAI TUKAR IDR - USD
KURS NILAI TUKAR IDR - EUR
* Sumber Bank Indonesia |