Visitor: 2697  
 
  ... Untuk mengetahui info tender dan lelang proyek baca edisi cetak hari ini. Pemasangan iklan tender atau proyek Gratis. Hanya di Harian Ujungpandang Ekspres, Inspirasi Bisnis Masa Depan ...    

..:: Berita Lengkapnya ::..

Kamis, 29-05-2008 
yayasan Kibar Indonesia Dirikan IKM
Makassar, Upeks--Melihat situasi kebudayaan di Sulsel semakin menurun bahkan mulai terlupakan, Yayasan Kibar Indonesia mendirikan Institut Kesenian Makassar (IKM).
 
Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kembali kebudayaan lokal melalui pendidikan formal.
Pendirian IKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mengembalikan dan melestarikan kebudayaan lokal yang mulai terlupakan.
Hal itu dikemukakan Pendiri dan juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Kibar Indonesia, A Reza Ali, saat jumpa pers pendirian IKM di Hotel Horison, Selasa (27/5).
"Nilai budaya kita harus ditonjolkan, jangan sampai orang asing yang melakukannya. Ini memang tantangan buat kita namun kita harus berusaha. Dengan adanya IKM, harapan itu dapat menjadi kenyataan," kata Reza.
Hal serupa juga dikatakan salah seorang Budayawan dan Rektor IKM, Dr A Halilintar Lathief MPd, yang juga turut hadir dalam jumpa pers.
"Alangkah naifnya jika karya-karya sastra lokal kita dikelola orang lain sedangkan kita hanya pengguna atau konsumsi saja. Padahal di Sulsel memiliki banyak seniman dan budayawan. Dengan adanya IKM ini diharapkan agar kebudayaan dan kesenian lokal menjadi bagian kebudayaan global," kata Halilintar.
IKM ini merupakan institut kesenian pertama di Indonesia Timur. IKM menawarkan tiga fakultas yakni fakultas seni media rekam, desain, dan seni pertunjukan.
"Kami tidak hanya menjual fasilitas dan gedung, namun di IKM, kami menawarkan dosen dan program pengajaran yang semuanya dibingkai dalam kultur budaya Sulsel," kata Ketua Pengurus Yayasan Kibar Indonesia, Hidayat Hafied.
Visi IKM yang ingin dicapai yakni menciptakan, memelihara, dan mengembangkan seni serta memperkaya nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan hidup dengan dimensi kultural dan spiritual, serta peka dan tanggap terhadap fenomena perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
Sedangkan fungsi utama IKM yakni untuk mengembang potensi sumberdaya manusia di bidang seni budaya, baik kependidikan maupun no kependidikan yang mandiri dan memiliki integrasi sesuai dengan tuntutan pembangunan yang berkesinambungan dengan prinsip non diskriminatif.
Proses penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada tahun baru pembelajaran tahun ini. "Walaupun kini kami masih mencari lokasi tempat yang memadai, namun kami telah siap menerima mahasiswa baru. Rencananya jumlah mahasiswa yang akan diterima minimal 40 orang setiap kelas untuk semua fakultas," kata Reza.Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kembali kebudayaan lokal melalui pendidikan formal.
Pendirian IKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mengembalikan dan melestarikan kebudayaan lokal yang mulai terlupakan.
Hal itu dikemukakan Pendiri dan juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Kibar Indonesia, A Reza Ali, saat jumpa pers pendirian IKM di Hotel Horison, Selasa (27/5).
"Nilai budaya kita harus ditonjolkan, jangan sampai orang asing yang melakukannya. Ini memang tantangan buat kita namun kita harus berusaha. Dengan adanya IKM, harapan itu dapat menjadi kenyataan," kata Reza.
Hal serupa juga dikatakan salah seorang Budayawan dan Rektor IKM, Dr A Halilintar Lathief MPd, yang juga turut hadir dalam jumpa pers.
"Alangkah naifnya jika karya-karya sastra lokal kita dikelola orang lain sedangkan kita hanya pengguna atau konsumsi saja. Padahal di Sulsel memiliki banyak seniman dan budayawan. Dengan adanya IKM ini diharapkan agar kebudayaan dan kesenian lokal menjadi bagian kebudayaan global," kata Halilintar.
IKM ini merupakan institut kesenian pertama di Indonesia Timur. IKM menawarkan tiga fakultas yakni fakultas seni media rekam, desain, dan seni pertunjukan.
"Kami tidak hanya menjual fasilitas dan gedung, namun di IKM, kami menawarkan dosen dan program pengajaran yang semuanya dibingkai dalam kultur budaya Sulsel," kata Ketua Pengurus Yayasan Kibar Indonesia, Hidayat Hafied.
Visi IKM yang ingin dicapai yakni menciptakan, memelihara, dan mengembangkan seni serta memperkaya nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan hidup dengan dimensi kultural dan spiritual, serta peka dan tanggap terhadap fenomena perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
Sedangkan fungsi utama IKM yakni untuk mengembang potensi sumberdaya manusia di bidang seni budaya, baik kependidikan maupun no kependidikan yang mandiri dan memiliki integrasi sesuai dengan tuntutan pembangunan yang berkesinambungan dengan prinsip non diskriminatif.
Proses penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada tahun baru pembelajaran tahun ini. "Walaupun kini kami masih mencari lokasi tempat yang memadai, namun kami telah siap menerima mahasiswa baru. Rencananya jumlah mahasiswa yang akan diterima minimal 40 orang setiap kelas untuk semua fakultas," kata Reza. (Sariulfa)
 
Berita Lainnya
Jumat, 30-07-2010
DPRD Sahkan Ranperda Menjadi Perda
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
Jumat, 30-07-2010
PT APB Bantu Korban Banjir
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
Jumat, 30-07-2010
SMKN II Pilot Project Pengembangan IT
 


Untitled Document

Sepak Bola

 

 
 .: Berita Lain
Jumat, 30-07-2010
DPRD Sahkan Ranperda Menjadi Perda
 
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
 
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
 
Jumat, 30-07-2010
PT APB Bantu Korban Banjir
 
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
 
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
 
Jumat, 30-07-2010
SMKN II Pilot Project Pengembangan IT
 
Jumat, 30-07-2010
Honorer Harus Gunakan SK Walikota
 
Jumat, 30-07-2010
Pemkot Minta Anak Bangsa Diperhatikan
 
Jumat, 30-07-2010
SDA Sangat Minim
 
Jumat, 30-07-2010
Disperindag Sigap Antisipasi
 
Jumat, 30-07-2010
Pengadaan Logistik Tetap Dilanjutkan
 
Jumat, 30-07-2010
Derita Korban Lapindo Jelang 4 Tahun (2)
 
Jumat, 30-07-2010
Bantuan Tidak Merata
 
Jumat, 30-07-2010
Bantuan Tidak Merata
 

 
 









 .: Sport
Pengadaan Logistik Tetap Dilanjutkan
Makassar Kandas, Manado Melaju
Aklamasi atau Langgar Undang-undang
Tiga Figur Mencuat
Unggulkan Renang dan Karate
 .: Metro Ekspres
Bantuan Tidak Merata
Kepsek SMAN 2 Siap Penuhi Panggilan Dewan
Hari Ini, Dewan Bahas ''Letjen'' SMAN 2
Diduga, BPHTB Palsu Beredar
Jalanan Ditanami Pisang
 .: Fokus Daerah
DPRD Sahkan Ranperda Menjadi Perda
Stok Sembako di Selayar Aman
PT APB Bantu Korban Banjir
DPRD Pelihara Anggota Malas
Stok Sembako di Selayar Aman
 .: Celebes Raya
 Copyright ©2005 UPEKS ONLINE - All rights reserved
 Modify © 2008 I334nk