Visitor: 1946  
 
  ... Untuk mengetahui info tender dan lelang proyek baca edisi cetak hari ini. Pemasangan iklan tender atau proyek Gratis. Hanya di Harian Ujungpandang Ekspres, Inspirasi Bisnis Masa Depan ...    

..:: Berita Lengkapnya ::..

Kamis, 29-05-2008 
yayasan Kibar Indonesia Dirikan IKM
Makassar, Upeks--Melihat situasi kebudayaan di Sulsel semakin menurun bahkan mulai terlupakan, Yayasan Kibar Indonesia mendirikan Institut Kesenian Makassar (IKM).
 
Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kembali kebudayaan lokal melalui pendidikan formal.
Pendirian IKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mengembalikan dan melestarikan kebudayaan lokal yang mulai terlupakan.
Hal itu dikemukakan Pendiri dan juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Kibar Indonesia, A Reza Ali, saat jumpa pers pendirian IKM di Hotel Horison, Selasa (27/5).
"Nilai budaya kita harus ditonjolkan, jangan sampai orang asing yang melakukannya. Ini memang tantangan buat kita namun kita harus berusaha. Dengan adanya IKM, harapan itu dapat menjadi kenyataan," kata Reza.
Hal serupa juga dikatakan salah seorang Budayawan dan Rektor IKM, Dr A Halilintar Lathief MPd, yang juga turut hadir dalam jumpa pers.
"Alangkah naifnya jika karya-karya sastra lokal kita dikelola orang lain sedangkan kita hanya pengguna atau konsumsi saja. Padahal di Sulsel memiliki banyak seniman dan budayawan. Dengan adanya IKM ini diharapkan agar kebudayaan dan kesenian lokal menjadi bagian kebudayaan global," kata Halilintar.
IKM ini merupakan institut kesenian pertama di Indonesia Timur. IKM menawarkan tiga fakultas yakni fakultas seni media rekam, desain, dan seni pertunjukan.
"Kami tidak hanya menjual fasilitas dan gedung, namun di IKM, kami menawarkan dosen dan program pengajaran yang semuanya dibingkai dalam kultur budaya Sulsel," kata Ketua Pengurus Yayasan Kibar Indonesia, Hidayat Hafied.
Visi IKM yang ingin dicapai yakni menciptakan, memelihara, dan mengembangkan seni serta memperkaya nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan hidup dengan dimensi kultural dan spiritual, serta peka dan tanggap terhadap fenomena perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
Sedangkan fungsi utama IKM yakni untuk mengembang potensi sumberdaya manusia di bidang seni budaya, baik kependidikan maupun no kependidikan yang mandiri dan memiliki integrasi sesuai dengan tuntutan pembangunan yang berkesinambungan dengan prinsip non diskriminatif.
Proses penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada tahun baru pembelajaran tahun ini. "Walaupun kini kami masih mencari lokasi tempat yang memadai, namun kami telah siap menerima mahasiswa baru. Rencananya jumlah mahasiswa yang akan diterima minimal 40 orang setiap kelas untuk semua fakultas," kata Reza.Upaya ini dilakukan untuk membangkitkan kembali kebudayaan lokal melalui pendidikan formal.
Pendirian IKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk mengembalikan dan melestarikan kebudayaan lokal yang mulai terlupakan.
Hal itu dikemukakan Pendiri dan juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Kibar Indonesia, A Reza Ali, saat jumpa pers pendirian IKM di Hotel Horison, Selasa (27/5).
"Nilai budaya kita harus ditonjolkan, jangan sampai orang asing yang melakukannya. Ini memang tantangan buat kita namun kita harus berusaha. Dengan adanya IKM, harapan itu dapat menjadi kenyataan," kata Reza.
Hal serupa juga dikatakan salah seorang Budayawan dan Rektor IKM, Dr A Halilintar Lathief MPd, yang juga turut hadir dalam jumpa pers.
"Alangkah naifnya jika karya-karya sastra lokal kita dikelola orang lain sedangkan kita hanya pengguna atau konsumsi saja. Padahal di Sulsel memiliki banyak seniman dan budayawan. Dengan adanya IKM ini diharapkan agar kebudayaan dan kesenian lokal menjadi bagian kebudayaan global," kata Halilintar.
IKM ini merupakan institut kesenian pertama di Indonesia Timur. IKM menawarkan tiga fakultas yakni fakultas seni media rekam, desain, dan seni pertunjukan.
"Kami tidak hanya menjual fasilitas dan gedung, namun di IKM, kami menawarkan dosen dan program pengajaran yang semuanya dibingkai dalam kultur budaya Sulsel," kata Ketua Pengurus Yayasan Kibar Indonesia, Hidayat Hafied.
Visi IKM yang ingin dicapai yakni menciptakan, memelihara, dan mengembangkan seni serta memperkaya nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan hidup dengan dimensi kultural dan spiritual, serta peka dan tanggap terhadap fenomena perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
Sedangkan fungsi utama IKM yakni untuk mengembang potensi sumberdaya manusia di bidang seni budaya, baik kependidikan maupun no kependidikan yang mandiri dan memiliki integrasi sesuai dengan tuntutan pembangunan yang berkesinambungan dengan prinsip non diskriminatif.
Proses penerimaan mahasiswa baru akan dimulai pada tahun baru pembelajaran tahun ini. "Walaupun kini kami masih mencari lokasi tempat yang memadai, namun kami telah siap menerima mahasiswa baru. Rencananya jumlah mahasiswa yang akan diterima minimal 40 orang setiap kelas untuk semua fakultas," kata Reza. (Sariulfa)
 
Berita Lainnya
Selasa, 09-02-2010
BPS: Ekspor Nikel Nihil
Selasa, 09-02-2010
BPS Tak Cermat
Selasa, 09-02-2010
Ecy Alcasyah, Bayi Penderita Hidrosefalus
Selasa, 09-02-2010
Pipa Bocor, 30 Ribu Pelanggan Krisis Air
Selasa, 09-02-2010
Analisis
Selasa, 09-02-2010
Supriansa Harga Mati!
Selasa, 09-02-2010
Mendagri Tolak Upah Pungut Sulsel
 


Untitled Document

Sepak Bola

 

 
 .: Berita Lain
Selasa, 09-02-2010
BPS: Ekspor Nikel Nihil
 
Selasa, 09-02-2010
BPS Tak Cermat
 
Selasa, 09-02-2010
Ecy Alcasyah, Bayi Penderita Hidrosefalus
 
Selasa, 09-02-2010
Pipa Bocor, 30 Ribu Pelanggan Krisis Air
 
Selasa, 09-02-2010
Analisis
 
Selasa, 09-02-2010
Supriansa Harga Mati!
 
Selasa, 09-02-2010
Mendagri Tolak Upah Pungut Sulsel
 
Selasa, 09-02-2010
Gapeksindo Siap Leges 1.527 Anggota
 
Selasa, 09-02-2010
Gubernur Kirim 15 ton Beras ke Pulau Terpencil
 
Selasa, 09-02-2010
183 Kabupaten Tertinggal, Siapkan Bedah Desa
 
Selasa, 09-02-2010
Polisi Kandangkan 10 Truk Bermasalah
 
Selasa, 09-02-2010
Polda Back-up Pengusutan Perampokan Bank
 
Selasa, 09-02-2010
Ketertiban Berlalu-Lintas Pengaruhi Investasi
 
Selasa, 09-02-2010
Hipmi Lantik 37 Anggota Baru
 
Selasa, 09-02-2010
Inco Serahkan 10.000 Bibit Pohon
 

 
 









 .: Sport
Piala Porwanas akan Diarak
Karateka Sulsel Masuk
April, Pelti Gelar Pra Porda
Sulsel Dukung Jatim Tuan Tumah
Pertina Enrekang Cari Atlet Tinju
 .: Metro Ekspres
Gubernur Kirim 15 ton Beras ke Pulau Terpencil
Polisi Kandangkan 10 Truk Bermasalah
Polda Back-up Pengusutan Perampokan Bank
Ketertiban Berlalu-Lintas Pengaruhi Investasi
Hipmi Lantik 37 Anggota Baru
 .: Fokus Daerah
Bantuan Pupuk Jagung Diduga Dijual
Kapal Pesiar Amerika Berlabuh di Parepare
Ketua Panitia Muktamar I Permata, Ir H Dahyar Daraba MSi
Dana Santunan Kematian Digondol Maling
Demo, Sopir Angkot Turunkan Penumpang
 .: Celebes Raya
Bank Sulsel Prioritaskan Sektor Pertanian
Ruangan SIPKD Perlu Ditambah
Kepsek SMK 1 Tinambung Dituntut Mundur
Arifin Resmikan Masjid Al-Luthfi
Kolaka Diserang DBD
 Copyright ©2005 UPEKS ONLINE - All rights reserved
 Modify © 2008 I334nk