Visitor: 2709  
 
  ... Untuk mengetahui info tender dan lelang proyek baca edisi cetak hari ini. Pemasangan iklan tender atau proyek Gratis. Hanya di Harian Ujungpandang Ekspres, Inspirasi Bisnis Masa Depan ...    

..:: Berita Lengkapnya ::..

Selasa, 25-07-2006 
Raja dan Pencuri
Oleh : Kak Satri
 
Dahulu kala ada seorang raja yang kaya raya. Sang Raja begitu yakin akan keadilan aturan dan keputusan yang dibuatnya.
 
Suatu hari seorang pengawal kerajaan memergoki seorang pengemis yang sedang mengendap-endap bermaksud mencuri nasi dari dapur kerajaan.
Sang raja murka dan memerintahkan supaya pencuri itu dihukum gantung karena begitulah hukuman bagi seorang pencuri.
"Ah.., sayang sekali,"keluh pencuri itu ketika dalam perjalanan di hadapan pengawal kerajaan.
"Mulai sekarang sebuah rahasia besar dari ayahku akan mati bersamaku. Tapi saya senang bahwa saya tidak membocorkannya di hadapan Sang Baginda Raja."
"Jika Sang Baginda Raja menanam biji buah salak, maka biji salak itu akan tumbuh dan berbuah hanya dalam semalam. Kalau tidak ada saya, dapatkah itu terjadi ? Itulah rahasia yang telah diajarkan ayahku kepadaku dan aku harus terus merahasiakannya," katanya dengan pandangan sayu.
Sang Raja pun ternyata ingin tahu. "Tentang rahasia itu kamu harus menunjukkan kepadaku," kata Sang Raja tidak percaya lalu memerintahkan pengawalnya memetik buah salak dari kebun kerajaan.
Bersama dengan Pegawai Kerajaan, Pengawal Kerajaan dan Sang Raja pergilah Si Pencuri malang itu ke kebun kerajaan.
Si Pencuri mulai menggali tanah dan membuat kubangan kecil untuk biji buah salak di tangannya.
Namun ia tidak segera meletakkan biji salak tersebut ke kubangan kecil yang telah di buatnya. Selanjutnya ia berdiri dan berkata, "Saya bisa membuat sebuah mukjizat, jika orang lain yang meletakkan biji salak ini ke kubangan kecil itu. Saya sendiri tidak boleh meletakkan biji salak ini ke kubangan kecil itu. Hanya seorang yang belum pernah mencuri atau mengambil sesuatu dari orang lain, apa yang bukan menjadi haknya boleh meletakkan biji salak ini.
Karena saya seorang pencuri maka harus salah satu dari kalian yang melakukannya.
Pegawai Kerajaan, Pengawal Kerajaan dan Sang Raja terdiam. Situasi menjadi hening. Yang terdengar hanyalah suara burung berkicau dan lebah yang mendengung.
Si Pencuri menoleh ke Pengawal Kerajaan dan memohon, "Sudikah Tuan meletakkan biji salak ini ?"Pengawal Kerajaan itu mulai gemetar dan berkata lirih, "Biji salak itu tidak akan tumbuh, jika aku yang meletakkannya. Dulu ketika saya masih muda, saya pernah mencuri."
Lalu Si pencuri itu berpaling ke Pegawai Kerajaan dan berkata, "Sudikah Tuanku melakukannya?"
Pegawai Kerajaan itu tampak pucat lalu menundukkan kepalanya, "Saya juga tidak bisa melakukannya," katanya lirih,
" Saya juga pernah mencuri."
Kini Tinggal Sang Baginda Raja. Kata si Pencuri itu, "Tuanku Baginda Raja, Tuankulah satu-satunya orang yang belum pernah mengambil barang milik orang lain yang bukan menjadi hak, Baginda.
Jadi, sudikah Tuanku Raja meletakkan biji buah delima ini ?"
Tiba-tiba saja wajah Sang Raja menjadi pucat pasi. Ia terdiam membisu lalu menggoyangkan pundaknya.
"Saya juga pernah mengambil barang milik kerajaan tanpa sepengetahuan siapapun.
Lalu Si pencuri memecah keheningan dengan berkata,"Sang Baginda Raja, Tuanku adalah seorang yang berkuasa dan kaya raya. Tak satu pun berkekurangan. Dan sekarang tak satu pun di antara kalian mampu menumbuhkan biji buah salak ini. Oh... malang sekali nasibku. Aku yang baru akan mengambil nasi, supaya rasa laparku hilang akan digantung," keluhnya.
"Kamu sungguh bijaksana!" sahut Sang Raja tiba-tiba sambil menatap Si Pencuri yang kelihatan sangat sedih.
"Kamu telah menunjukkan kepada kami bahwa tak seorang pun sempurna.Saya membatalkan keputusan hukum gantungmu. Kamu bebas. Dan sebagai tanda terima kasihku, saya menghadiahi kamu kalung permata kerajaan milik ayahandaku. Pergilah sekarang ! Kamu telah membuka mataku. ()
 
Berita Lainnya
Jumat, 30-07-2010
CERITA ANAK
Jumat, 30-07-2010
Susah Makan? Jangan Dong!!
Jumat, 30-07-2010
TIPS AYAH BUNDA
Jumat, 30-07-2010
5 Kebiasaan Buruk yang Buat si Kecil Susah Makan
Selasa, 27-07-2010
Latihan Baris-berbaris untuk Lomba
Selasa, 27-07-2010
Jaga Kekompakan dan Keserasian
Jumat, 23-07-2010
Belajar Arsitek dengan Menyusun Balok
 


Untitled Document

Sepak Bola

 

 
 .: Berita Lain
Jumat, 30-07-2010
DPRD Sahkan Ranperda Menjadi Perda
 
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
 
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
 
Jumat, 30-07-2010
PT APB Bantu Korban Banjir
 
Jumat, 30-07-2010
DPRD Pelihara Anggota Malas
 
Jumat, 30-07-2010
Stok Sembako di Selayar Aman
 
Jumat, 30-07-2010
SMKN II Pilot Project Pengembangan IT
 
Jumat, 30-07-2010
Honorer Harus Gunakan SK Walikota
 
Jumat, 30-07-2010
Pemkot Minta Anak Bangsa Diperhatikan
 
Jumat, 30-07-2010
SDA Sangat Minim
 
Jumat, 30-07-2010
Disperindag Sigap Antisipasi
 
Jumat, 30-07-2010
Pengadaan Logistik Tetap Dilanjutkan
 
Jumat, 30-07-2010
Derita Korban Lapindo Jelang 4 Tahun (2)
 
Jumat, 30-07-2010
Bantuan Tidak Merata
 
Jumat, 30-07-2010
Bantuan Tidak Merata
 

 
 









 .: Sport
Pengadaan Logistik Tetap Dilanjutkan
Makassar Kandas, Manado Melaju
Aklamasi atau Langgar Undang-undang
Tiga Figur Mencuat
Unggulkan Renang dan Karate
 .: Metro Ekspres
Bantuan Tidak Merata
Kepsek SMAN 2 Siap Penuhi Panggilan Dewan
Hari Ini, Dewan Bahas ''Letjen'' SMAN 2
Diduga, BPHTB Palsu Beredar
Jalanan Ditanami Pisang
 .: Fokus Daerah
DPRD Sahkan Ranperda Menjadi Perda
Stok Sembako di Selayar Aman
PT APB Bantu Korban Banjir
DPRD Pelihara Anggota Malas
Stok Sembako di Selayar Aman
 .: Celebes Raya
 Copyright ©2005 UPEKS ONLINE - All rights reserved
 Modify © 2008 I334nk